![]() |
| Pic by Pinterest |
Padel belakangan jadi topik hangat di berbagai kota besar.
Lapangannya mulai bermunculan, komunitasnya tumbuh cepat, dan banyak yang
penasaran ingin coba. Buat kamu yang masih awam, memahami cara bermain padel
untuk pemula sebenarnya nggak ribet. Bahkan, banyak yang langsung ketagihan
sejak main pertama.
Menariknya, olahraga
padel juga mulai jadi bagian dari gaya hidup urban, termasuk di kawasan
hunian modern seperti Summarecon Tangerang.
Apa Itu Padel dan Kenapa Makin Populer?
Padel adalah olahraga raket yang menggabungkan unsur tenis
dan squash. Dimainkan ganda (2 lawan 2), padel terasa lebih fun karena reli
bisa berlangsung lama. Dinding kaca di sekeliling lapangan justru jadi bagian
dari permainan, bukan penghalang.
Popularitas padel naik karena mudah dipelajari, minim
cedera, dan cocok untuk semua usia. Nggak heran kalau olahraga ini cepat
diterima, terutama oleh pemula.
Peralatan Padel yang Wajib Dimiliki Pemula
Untuk mulai bermain, kamu nggak butuh banyak perlengkapan.
- Raket
padel: tanpa senar, berbahan solid dengan lubang-lubang kecil.
- Bola
padel: mirip bola tenis, tapi tekanannya lebih rendah.
- Sepatu
olahraga: pilih yang nyaman dan punya grip bagus.
Peralatan ini sudah cukup untuk belajar dasar permainan.
| Pic by Pinterest |
Mengenal Lapangan dan Aturan Dasar Padel
Lapangan padel lebih kecil dari tenis dan dikelilingi
dinding kaca. Aturan dasarnya simpel:
Servis dalam permainan padel dilakukan dengan teknik
underhand, yaitu pukulan dari bawah pinggang, sehingga permainan terasa lebih
terkontrol dan ramah untuk pemula. Bola dinyatakan sah ketika terlebih dahulu
memantul di lantai, lalu mengenai dinding kaca yang mengelilingi lapangan.
Sistem penilaian dalam padel mengadopsi skor tenis, sehingga mudah dipahami
bahkan oleh pemain baru. Buat pemula, lebih baik fokus dulu ke konsistensi,
bukan hanya power semata.
Teknik Dasar: Cara Memegang Raket yang Benar
Grip yang paling umum adalah continental grip. Posisi ini
bikin pergelangan tangan lebih fleksibel dan memudahkan transisi forehand,
backhand, hingga volley. Kalian tentu harus tau cara bermain padel untuk pemula
yang satu ini.
Pegang raket dengan rileks. Terlalu kaku justru bikin
kontrol bola berantakan.
Servis Padel: Langkah Demi Langkah
Servis di padel nggak boleh overhand. Langkah dasarnya:
- Bola
dipantulkan ke lantai
- Dipukul
setinggi pinggang atau lebih rendah
- Arahkan
ke kotak servis lawan
Servis bukan soal keras, tapi akurat.
Groundstrokes: Forehand dan Backhand
Forehand dan backhand adalah pukulan paling sering dipakai.
Posisi tubuh seimbang, ayunan pendek, dan fokus ke arah bola. Di padel, pukulan
datar lebih efektif dibanding spin berlebihan.
Memanfaatkan Dinding Kaca: The Wall
Inilah ciri khas padel. Jangan panik saat bola memantul ke
dinding kaca. Tunggu pantulan, atur posisi, lalu balas dengan tenang. Pemahaman
dinding akan sangat membantu pemula bertahan lebih lama dalam reli.
Volley dan Bandeja: Kuasai Area Net
Volley dipakai saat bola belum memantul. Sementara bandeja
adalah pukulan khas padel untuk bertahan saat bola lob. Teknik ini penting agar
kamu tetap mengontrol permainan di dekat net.
Kesalahan Umum Pemula dan Cara Menghindarinya
Beberapa kesalahan yang sering terjadi:
- Terlalu
keras memukul bola
- Lupa
posisi pasangan
- Tak
sabar menunggu pantulan dinding
Solusinya? Main santai, komunikatif, dan nikmati
permainannya.
Gaya Hidup Aktif di Summarecon Tangerang
Seiring meningkatnya minat terhadap olahraga padel,
kebutuhan akan fasilitas yang mendukung gaya hidup aktif pun ikut berkembang.
Olahraga ini bukan lagi sekadar tren sesaat, tapi mulai menjadi bagian dari
rutinitas masyarakat urban yang mencari keseimbangan antara aktivitas fisik dan
kualitas hidup. Konsep inilah yang juga dihadirkan di kawasan hunian modern
seperti Summarecon Tangerang.
Menjawab tren tersebut, Summarecon Tangerang menghadirkan
lapangan padel yang sudah resmi dibuka sejak November 2025. Fasilitas ini
bersifat terbuka untuk umum, tidak hanya bagi penghuni kawasan. Dikelola dengan
nama Winpadel Club, lapangan ini menjadi salah satu penunjang gaya hidup
aktif di kawasan yang mengusung konsep six lakes, one vibrant city.
Kawasan Summarecon Tangerang ini memiliki enam danau besar,
boulevard lebar, serta pedestrian friendly. Lokasinya strategis, hanya 200
meter dari akses Tol Bitung Jakarta–Tangerang dan sekitar 15 menit dari
Summarecon Serpong. Fasilitasnya terus berkembang, mulai dari resto seperti
Salero Denai dan Kopi Q, hingga rencana pembukaan Summarecon Mall Tangerang.
Untuk hunian, tersedia beberapa pilihan. Rona Homes
sebagai cluster terbaru menawarkan rumah tumbuh modern tropis, harga mulai 800
jutaan—cocok untuk rumah pertama keluarga muda. Tahap pertama sudah sold out
dan tahap berikutnya segera dibuka.
Ada juga Briza Lakes, cluster siap huni dengan serah
terima Desember 2025, serta program free PPN DTP. Untuk segmen premium, Havena
Lakes hadir sebagai hunian mewah di lingkungan danau. Semua cluster
dilengkapi one gate system, clubhouse, kolam renang, dan playground. Rumah
contoh bisa dikunjungi langsung di marketing gallery.
Menjalani hari di lingkungan yang mendukung olahraga, ruang
hijau, dan fasilitas lengkap bukan cuma soal kenyamanan, tapi juga kualitas
hidup. Di Summarecon Tangerang, gaya hidup aktif seperti bermain padel bisa
jadi bagian dari rutinitas harian berjalan seimbang dengan kebersamaan keluarga
dan waktu untuk diri sendiri. Sebuah kawasan hunian yang dirancang untuk tumbuh
bersama penghuninya, menghadirkan ruang hidup yang relevan untuk hari ini dan
tetap bernilai di masa depan.

Komentar
Posting Komentar